For the record, I just uploaded some pictures of a farewell party I held in my kos-kosan in Kemang. Gila, ga nyangka ternyata acaranya heboh banget. Selama ini gw jarang ketemu sama mereka (gw hanya kenal sepertiga), justru saat perpisahan kemarin gw baru kenalan :(
Seperti kalian ketahui, tanggal 20 kemarin seharusnya hari terakhir gw bekerja. Karena itu dua minggu yang lalu gw mengadakan farewell party di kos (hari terakhir gw kos adalah tanggal 13). Oh ya, "Kemang Eleven" maksudnya kos-kosan di Kemang nomor 11 :)
Foto-fotonya ada disini: http://www.new.facebook.com/album.php?aid=31166&l=c3bfe&id=624427205.
Sunday, August 24, 2008
Thursday, August 21, 2008
Kontrak 2 minggu
Astaga, sudah 1 bulan lebih sejak gw terakhir menulis disini. Lots of things have changed. Anyway, the most significant thing is, my contract ended yesterday, tapi sekarang diperpanjang lagi. Hanya untuk dua minggu. Isn't cute? :-)
Sebenarnya gw agak malas memperpanjang kontrak, karena kerjaan gw sekarang cenderung less challenging dan gw merasa being overpaid. Mungkin gw orang bodoh yang ga tau diuntung, tapi gw ga suka bekerja dibayar mahal untuk pekerjaan yang bisa dilakukan orang lain dengan gaji 1/5 gaji gw. I can't lower my rate, I have standard.
Untungnya CIO gw adalah orang yang sangat toleran. Beliau setuju memperpanjang kontrak gw hanya dua minggu. Kita berdua sama-sama untung. Gw bisa cepat-cepat menganggur, perusahaan bisa cepat-cepat rilis. Sebagai ucapan terima kasih, I will work overtime unpaid :-)
Sejujurnya, bekerja disini sangat menyenangkan. Belajar banyak hal baru, waktu kerja yang fleksibel (gw sering cuti sewaktu masih konsultan freelance di sebuah perusahaan telekomunikasi besar), teman-teman yang menyenangkan. Intinya, my company is a healthy fast growing media company, penuh jiwa muda dan menyenangkan. Tertarik untuk apply?
Sayangnya gw belum siap berkomitmen. I'm still happy being single. Halah, kok jadi kayak percintaan?
FYI, gw bukan orang kaya yang ga butuh uang lho! Salah satu adik gw masih kuliah dan kedua orang tua gw sudah pensiun. I'm paying everything. Melihat hal ini, tentu wajar sahabat gw menganggap gw gila, "Punya tanggungan banyak kok menolak rejeki. Sok idealis lo!"
Kemana gw setelah ini? I dunno. We all have great stories waiting to be written, tinggal menunggu waktu saja. I have other plans, tapi untuk kesejahteraan keluarga, seperti biasa gw serahkan ke Beliau yang ga pernah absen mengurus kita. That's why I never worried.
BTW, gw minta maaf untuk seorang teman yang mengajak gw terlibat dalam sebuah proyek perbankan. You have a very cool and challenging project. But I can't leave a ship unguided, not with my name in it.
Sebenarnya gw agak malas memperpanjang kontrak, karena kerjaan gw sekarang cenderung less challenging dan gw merasa being overpaid. Mungkin gw orang bodoh yang ga tau diuntung, tapi gw ga suka bekerja dibayar mahal untuk pekerjaan yang bisa dilakukan orang lain dengan gaji 1/5 gaji gw. I can't lower my rate, I have standard.
Untungnya CIO gw adalah orang yang sangat toleran. Beliau setuju memperpanjang kontrak gw hanya dua minggu. Kita berdua sama-sama untung. Gw bisa cepat-cepat menganggur, perusahaan bisa cepat-cepat rilis. Sebagai ucapan terima kasih, I will work overtime unpaid :-)
Sejujurnya, bekerja disini sangat menyenangkan. Belajar banyak hal baru, waktu kerja yang fleksibel (gw sering cuti sewaktu masih konsultan freelance di sebuah perusahaan telekomunikasi besar), teman-teman yang menyenangkan. Intinya, my company is a healthy fast growing media company, penuh jiwa muda dan menyenangkan. Tertarik untuk apply?
Sayangnya gw belum siap berkomitmen. I'm still happy being single. Halah, kok jadi kayak percintaan?
FYI, gw bukan orang kaya yang ga butuh uang lho! Salah satu adik gw masih kuliah dan kedua orang tua gw sudah pensiun. I'm paying everything. Melihat hal ini, tentu wajar sahabat gw menganggap gw gila, "Punya tanggungan banyak kok menolak rejeki. Sok idealis lo!"
Kemana gw setelah ini? I dunno. We all have great stories waiting to be written, tinggal menunggu waktu saja. I have other plans, tapi untuk kesejahteraan keluarga, seperti biasa gw serahkan ke Beliau yang ga pernah absen mengurus kita. That's why I never worried.
BTW, gw minta maaf untuk seorang teman yang mengajak gw terlibat dalam sebuah proyek perbankan. You have a very cool and challenging project. But I can't leave a ship unguided, not with my name in it.
Wednesday, July 16, 2008
Malikat pencabut nyawanya thomas
Apa reaksi Anda ketika menerima invitation dari seseorang dengan nickname “malikat pencabut nyawanya {namaAnda}”? Gambar di atas adalah screenshot invitation Multiply.com dari seseorang ber-nickname “malikat pencabut nyawanya thomas”. Thomas Wiradikusuma adalah nama gw.Disclaimer: The following entry is NOT sarcasm. I'm just writing it the fun way.
Reaksi gw? Gw mengernyitkan alis karena “malikat” adalah ejaan yang salah, seharusnya “malaikat”. Well, terus terang reaksi gw ga hanya itu, apalagi sang “malikat” juga menulis beberapa komentar cukup ofensif di salah satu (yang gw tau) entry blog gw. Don't ask me kenapa komentarnya lebih dari satu, mungkin dia baru ingat untuk menambahkan (things tend to go wrong when you're emotional, can't blame him/her).
Anyway, hal pertama yang gw pikirkan adalah: mengapa? Let's do some analysis.
- Gw mungkin pernah berbuat salah sama sang “malikat”. Kalau memang demikian, gw minta maaf. If you happen to be the guy/girl with the aforementioned nickname, please send me a private message so I can personally apologize. Gw berterima kasih kepada sang “malikat” karena telah mengingatkan gw.
- Kalau gw bukan siapa-siapa, ga akan ada yang repot-repot membuat account di Multiply.com dengan nickname “malikat pencabut nyawanya thomas”. It has my name in it! Gw berterima kasih kepada sang “malikat” karena menganggap gw seseorang yang penting.
- Mama teriak-teriak ketika gw berbuat salah, mantan-mantan gw ngambek ketika gw berbuat salah. Everybody have their own way of expressing dislike, tak terkecuali sang “malikat”. Gw memang agak kaget dengan cara penyampaiannya, tapi sama sekali ga tersinggung. Gw justru terharu, in today's world yang kebanyakan serba manipulatif, ada orang asing (dalam artian, gw ga kenal) yang peduli dengan gw.
- Kalau Anda pernah membuka blog gw di blogspot.com, Anda tau Misi Hidup gw tertulis dengan jelas. Menjadi sukses (secara finansial dan non-finansial) dengan integritas (ga menipu, ga menusuk orang dari belakang, ga munafik, dapat diandalkan) dan memberi nilai bagi sekeliling gw.
P.S.: Dalam salah satu komentarnya, sang “malikat” berkata kalau gw munafik (ultimately related to girls). If you ask any of my friends, they will say, “Thomas tuh berani ngomong ke cewek yang baru dia kenal kalau dia seksi, dan herannya dia ga digampar.” Gw ga pernah takut menunjukkan “kebrengsekan” gw ke cewek, dimana munafiknya?
Tuesday, July 15, 2008
Kualitas rendah, pelanggan yang (di)salah(kan)?
Belakangan ini sering ada pemadaman bergilir dari PLN. Alasannya karena kapasitas mereka yang ga seimbang dengan konsumsi. Kok lucu ya?
Yang namanya (per)usaha(an) pasti senang kalau banyak permintaan. Semakin tinggi permintaan, semakin besar pemasukan, semakin lebar senyum direksi. Ini kok aneh?
Beginilah kombinasi orang-orang payah + monopoli. Orang-orang payah saja ga akan membuat kita pusing, dengan mudah kita dapat pindah ke lain hati (misalnya pindah provider listrik). Monopoli juga masih lebih baik, banyak perusahaan yang jelas-jelas memonopoli, tapi kita tetap puas. Tapi kalau keduanya digabungkan, ya seperti ini.
Yang namanya (per)usaha(an) pasti senang kalau banyak permintaan. Semakin tinggi permintaan, semakin besar pemasukan, semakin lebar senyum direksi. Ini kok aneh?
Beginilah kombinasi orang-orang payah + monopoli. Orang-orang payah saja ga akan membuat kita pusing, dengan mudah kita dapat pindah ke lain hati (misalnya pindah provider listrik). Monopoli juga masih lebih baik, banyak perusahaan yang jelas-jelas memonopoli, tapi kita tetap puas. Tapi kalau keduanya digabungkan, ya seperti ini.
Tuesday, July 01, 2008
Wish List 2008 In Review, Part I
Melanjutkan tradisi yang sudah gw lakukan sejak beberapa waktu lalu, berikut ini “status” Wish List 2008 gw.
Maintain balance in my Life Balance
Life Balance is a list of priorities to guide me through the days. Idealnya, sekarang gw ga pernah lagi mengalami “Gw ga punya waktu”. In reality, it didn't work that way. Gw harap setengah tahun ke depan akan lebih baik. Not done yet.
Buy new glasses or contact lenses
I bought contact lenses. Not much of an enjoyment. Gw akui gw jarang memakainya karena “prosedur”-nya yang ribet. Nevertheless... checked.
Buy SLR digital camera
I bought a Canon EOS 400D and took photography course in Darwis. You can see my shots in Picasa. Sayangnya gw belum pandai membagi waktu sehingga kegiatan yang sangat menyenangkan ini (fotografi) mulai jarang gw lakukan, akibatnya kemampuan gw ya segitu-segitu aja. Harapan: lebih sering hunting foto khususnya ke tempat-tempat yang eksotis. Partially checked.
Bring up wiradikusuma.com
Saat ini masih sekedar my personal and professional blog aggregator. Beberapa waktu lalu website-nya sempat menjadi spam target sehingga dimatikan host provider gw karena dinilai “memakan terlalu banyak CPU resource”. Kok begitu sih? Harusnya dia melawan spam-nya dong, jangan malah merugikan pelanggan. Payah, sekarang malah gw ga bisa menggunakan fitur emailnya. Tahun depan gw pindah provider ah. Partially checked.
Buy new notebook
Said no more, I even bought a MacBook! Checked.
Escalate career
Sekarang gw Systems Architect dan sedang mengerjakan proyek yang sangat ambisius (masih agak menyesal kenapa gw masuk telat sehingga ga ikut menentukan initial blueprint). Gw juga masih JUG Leader dan life is good. Puas? Tentu tidak. Semangat!!! Harapan: lebih sering membaca buku dan bisa berkarir dan berkarya lebih baik lagi. Partially checked.
Catatan: “Puas” tidak sama dengan “bersyukur”. Gw selalu bersyukur bahkan ketika melihat cewek sexy di jalan.
Help my family better utilize the computer
Gw masih belum sempat membantu Papa menggunakan email, menulis blog atau mencari informasi di Internet. Gw juga belum membantu Mama doing more advanced tasks seperti menggunakan scanner atau membakar CD. Tapi... rumah gw sekarang sudah menjadi Hot Spot sehingga Mama dan adik-adik gw bisa puas main Internet. Partially checked.
Give more attention to my family
I love you Mom, Dad, sisters! Agak sulit dijelaskan, tapi semuanya mulai berjalan seperti yang gw harapkan. Partially checked.
Go to Padang with my family on a vacation
Belum ketemu saat yang tepat. Not done yet.
Renovate house
Rumah gw sekarang sedang dalam proses renovasi. Partially checked.
Learn another foreign language
Belum ada waktu (dan belum ada kebutuhan untuk itu). Not done yet.
Masih ada beberapa lagi, tapi sekarang cukup ini dulu. Capek ngetiknya :D Dari 11 Wish, ada 3 yang belum sama sekali, 2 sudah tercapai dan sisanya progressing. Not bad. Semangat!!!
Maintain balance in my Life Balance
Life Balance is a list of priorities to guide me through the days. Idealnya, sekarang gw ga pernah lagi mengalami “Gw ga punya waktu”. In reality, it didn't work that way. Gw harap setengah tahun ke depan akan lebih baik. Not done yet.
Buy new glasses or contact lenses
I bought contact lenses. Not much of an enjoyment. Gw akui gw jarang memakainya karena “prosedur”-nya yang ribet. Nevertheless... checked.
Buy SLR digital camera
I bought a Canon EOS 400D and took photography course in Darwis. You can see my shots in Picasa. Sayangnya gw belum pandai membagi waktu sehingga kegiatan yang sangat menyenangkan ini (fotografi) mulai jarang gw lakukan, akibatnya kemampuan gw ya segitu-segitu aja. Harapan: lebih sering hunting foto khususnya ke tempat-tempat yang eksotis. Partially checked.
Bring up wiradikusuma.com
Saat ini masih sekedar my personal and professional blog aggregator. Beberapa waktu lalu website-nya sempat menjadi spam target sehingga dimatikan host provider gw karena dinilai “memakan terlalu banyak CPU resource”. Kok begitu sih? Harusnya dia melawan spam-nya dong, jangan malah merugikan pelanggan. Payah, sekarang malah gw ga bisa menggunakan fitur emailnya. Tahun depan gw pindah provider ah. Partially checked.
Buy new notebook
Said no more, I even bought a MacBook! Checked.
Escalate career
Sekarang gw Systems Architect dan sedang mengerjakan proyek yang sangat ambisius (masih agak menyesal kenapa gw masuk telat sehingga ga ikut menentukan initial blueprint). Gw juga masih JUG Leader dan life is good. Puas? Tentu tidak. Semangat!!! Harapan: lebih sering membaca buku dan bisa berkarir dan berkarya lebih baik lagi. Partially checked.
Catatan: “Puas” tidak sama dengan “bersyukur”. Gw selalu bersyukur bahkan ketika melihat cewek sexy di jalan.
Help my family better utilize the computer
Gw masih belum sempat membantu Papa menggunakan email, menulis blog atau mencari informasi di Internet. Gw juga belum membantu Mama doing more advanced tasks seperti menggunakan scanner atau membakar CD. Tapi... rumah gw sekarang sudah menjadi Hot Spot sehingga Mama dan adik-adik gw bisa puas main Internet. Partially checked.
Give more attention to my family
I love you Mom, Dad, sisters! Agak sulit dijelaskan, tapi semuanya mulai berjalan seperti yang gw harapkan. Partially checked.
Go to Padang with my family on a vacation
Belum ketemu saat yang tepat. Not done yet.
Renovate house
Rumah gw sekarang sedang dalam proses renovasi. Partially checked.
Learn another foreign language
Belum ada waktu (dan belum ada kebutuhan untuk itu). Not done yet.
Masih ada beberapa lagi, tapi sekarang cukup ini dulu. Capek ngetiknya :D Dari 11 Wish, ada 3 yang belum sama sekali, 2 sudah tercapai dan sisanya progressing. Not bad. Semangat!!!
Monday, June 30, 2008
Tentang Menolong Sesama
Beberapa waktu lalu gw membaca email di suatu mailing list, isinya ajakan berpartisipasi untuk suatu acara sosial. I can't tell the details yet, yang pasti, Sabtu minggu lalu gw hadir di briefing-nya. Disitu gw menawarkan diri untuk ikut mencari dana.
Mekanisme pencarian dananya sebagai berikut: Gw diberikan sebuah buku "kuitansi" (looks like one). Setiap lembar bernilai sepuluh ribu Rupiah. Gw hanya minta 50 lembar, terus terang gw agak skeptis.
Beberapa hari kemudian gw mulai mencari dana ke teman-teman di kantor. To my surprise, mereka semua SANGAT BERSEMANGAT UNTUK MEMBANTU, beberapa bahkan "membeli" lebih dari selembar. Gw sangat terharu. Bahkan teman yang biasanya pelit kali ini sangat pemurah. Hanya dalam dua hari, seluruh lembar habis.
Saat itu gw berpikir soal orang yang suka memanfaatkan kebaikan orang lain. Bagi kalian yang bekerja di daerah Sudirman, pernah dimintai uang oleh wanita muda yang mengaku kecopetan atau lupa bawa uang? Menurut gw perbuatan seperti itu sangat hina. Seorang pelacur lebih baik karena dia (secara teknis) bertransaksi "sah"--supply and demand, sedangkan penipu-penipu seperti wanita muda itu memanfaatkan kebaikan orang lain untuk kepentingannya sendiri.
Gw hanya berharap orang-orang seperti itu sadar. Oh ya, ini termasuk kalian yang "menjual" gelandangan, pengungsi dan korban bencana dengan kedok pengumpulan dana dan LSM. Please don't give NGOs a bad name.
Mekanisme pencarian dananya sebagai berikut: Gw diberikan sebuah buku "kuitansi" (looks like one). Setiap lembar bernilai sepuluh ribu Rupiah. Gw hanya minta 50 lembar, terus terang gw agak skeptis.
Beberapa hari kemudian gw mulai mencari dana ke teman-teman di kantor. To my surprise, mereka semua SANGAT BERSEMANGAT UNTUK MEMBANTU, beberapa bahkan "membeli" lebih dari selembar. Gw sangat terharu. Bahkan teman yang biasanya pelit kali ini sangat pemurah. Hanya dalam dua hari, seluruh lembar habis.
Saat itu gw berpikir soal orang yang suka memanfaatkan kebaikan orang lain. Bagi kalian yang bekerja di daerah Sudirman, pernah dimintai uang oleh wanita muda yang mengaku kecopetan atau lupa bawa uang? Menurut gw perbuatan seperti itu sangat hina. Seorang pelacur lebih baik karena dia (secara teknis) bertransaksi "sah"--supply and demand, sedangkan penipu-penipu seperti wanita muda itu memanfaatkan kebaikan orang lain untuk kepentingannya sendiri.
Gw hanya berharap orang-orang seperti itu sadar. Oh ya, ini termasuk kalian yang "menjual" gelandangan, pengungsi dan korban bencana dengan kedok pengumpulan dana dan LSM. Please don't give NGOs a bad name.
Tuesday, June 24, 2008
Teaser for my upcoming book
Beberapa waktu lalu gw pernah mengatakan bahwa gw sedang menulis buku. Untuk memotivasi diri gw sendiri supaya bukunya cepat selesai (dan kalian supaya mau beli, hehe). Mulai hari ini sampai beberapa waktu ke depan gw akan memberikan snippet dari isi bukunya. Ini yang pertama:
Terlalu banyak pilihan di Java
NetBeans atau Eclipse? JBoss, Glassfish atau Geronimo? JSF, Wicket, Struts, RIFE atau bla-bla-bla? Phyew, banyak sekali. Tenang saja, dengan banyaknya pilihan, proses kreatif Anda tidak terbatas. Buku ini ditulis untuk membantu Anda memutuskan teknologi yang tepat. Proses memilih di Java sedikit lebih baik ketimbang memilih wakil di parlemen yang tidak Anda kenal.
Sunday, June 22, 2008
Mengarang itu mudah, tapi menulis tidak
Pernah dengar buku berjudul "Mengarang Itu Gampang" karya Arswendo Atmowiloto? Gw setuju, mengarang memang gampang. Dari bangun tidur sampai tidur lagi kita sudah terbiasa mengarang.
Telat masuk kantor, mengarang ketika ditanya alasannya. Ditelpon teman tapi malas ngobrol, mengarang lagi. Ketemu klien, masih mengarang. Nonton film bersama pacar tapi duit lagi cekak, mengarang lagi. Jika mengarang begitu gampang, begitu alamiah, mengapa sulit sekali mengungkapkannya dalam tulisan?
Saat ini gw sedang menulis buku. Belum tau mau dijuduli apa, belum tau kapan selesai. Bagaimana mau selesai, wong hanya menulis sehari dalam seminggu, dan seharian itu baru jadi dua halaman!
Benar kata orang. Menulis buku technical itu sulit, lebih sulit lagi kalau target audience-nya pemula, karena harus hati-hati dalam menyampaikan konsep.
Telat masuk kantor, mengarang ketika ditanya alasannya. Ditelpon teman tapi malas ngobrol, mengarang lagi. Ketemu klien, masih mengarang. Nonton film bersama pacar tapi duit lagi cekak, mengarang lagi. Jika mengarang begitu gampang, begitu alamiah, mengapa sulit sekali mengungkapkannya dalam tulisan?
Saat ini gw sedang menulis buku. Belum tau mau dijuduli apa, belum tau kapan selesai. Bagaimana mau selesai, wong hanya menulis sehari dalam seminggu, dan seharian itu baru jadi dua halaman!
Benar kata orang. Menulis buku technical itu sulit, lebih sulit lagi kalau target audience-nya pemula, karena harus hati-hati dalam menyampaikan konsep.
Saturday, June 21, 2008
Standar Hidup dan Cewek Bensin
Biasanya setiap Jumat begitu pulang kantor gw langsung ke Bekasi. Semenjak ikut fitness, gw suka pulang Sabtu siang (seharusnya pagi, tapi gw telat bangun) karena Jumatnya workout. So it's either go home or workout in Friday. Nah, kemarin gw pulang ke Bekasi setelah workout (dan beres-beres kamar kos), jadinya gw pulang malam.
To my surprise, susah banget mendapat bisnya. Sempat berpikir untuk naik taksi (there were plenty of them at that time), tapi sayang juga seratus ribu untuk pulang doang. Akhirnya gw sampai ke rumah dengan waktu molor dari perkiraan, dan dengan pindah-pindah angkutan umum. Salah satu yang gw naiki adalah bis Transitas (not that Trans the busway). Kalian yang berbau-bau Depok-Bekasi pasti akrab dengan bis ini :-)
Dulu waktu kuliah (dan awal-awal kerja, sebelum kos) gw sering naik bis seperti ini, tapi sekarang gw syok banget. Bisnya penuh, kebanyakan berdiri berdesak-desakan, bau pula (ada bau kotoran, WTF?), pokoknya menderita banget deh. Gw sedih, kok standar hidup kita bisa serendah ini ya? Kok kita mau ya (menerima) standar hidup seperti ini?
Kemudian gw ingat soal obrolan mengenai cewek bensin, cewek yang (hanya) pacaran dengan cowok yang punya (dan bawa) kendaraan (motor, mobil, bajaj juga?). Dulu gw berpikir, “Murahan banget tuh cewek.” Tapi setelah pengalaman kemarin, gw jadi berpikir, “Kalo gw jadi cewek, gw juga akan nyari cowok yang punya mobil.” Hehe..
No wonder gw jomblo, soalnya gw ga punya mobil, hehe (dad's car doesn't count). Ini dilema juga. Gw ga mau beli karena “sayang duit”. For various reasons, gw memilih kos ketimbang jalan dari rumah (even if I'm driving my own car) sehingga utilisasi kendaraan yang gw beli akan rendah. Hanya dua jenis orang yang membeli barang mahal namun jarang digunakan: either he's very rich or very stupid. I'm not very rich and I don't want to be stupid.
So, no car, no woman? Sounds fair to me. Lagipula, gw ga harus beli kambing untuk makan sate kambing kan? :-)
Untuk cewek: Gw ga menyarankan kalian jadi "cewek bensin". Hanya saja, kalian harus mencari cowok dengan "standar yang lebih tinggi". Kamu ga bisa hidup hanya dengan cinta. Love is something and money is not everything, but without money, you can't buy anything and might make your love nothing.
To my surprise, susah banget mendapat bisnya. Sempat berpikir untuk naik taksi (there were plenty of them at that time), tapi sayang juga seratus ribu untuk pulang doang. Akhirnya gw sampai ke rumah dengan waktu molor dari perkiraan, dan dengan pindah-pindah angkutan umum. Salah satu yang gw naiki adalah bis Transitas (not that Trans the busway). Kalian yang berbau-bau Depok-Bekasi pasti akrab dengan bis ini :-)
Dulu waktu kuliah (dan awal-awal kerja, sebelum kos) gw sering naik bis seperti ini, tapi sekarang gw syok banget. Bisnya penuh, kebanyakan berdiri berdesak-desakan, bau pula (ada bau kotoran, WTF?), pokoknya menderita banget deh. Gw sedih, kok standar hidup kita bisa serendah ini ya? Kok kita mau ya (menerima) standar hidup seperti ini?
Kemudian gw ingat soal obrolan mengenai cewek bensin, cewek yang (hanya) pacaran dengan cowok yang punya (dan bawa) kendaraan (motor, mobil, bajaj juga?). Dulu gw berpikir, “Murahan banget tuh cewek.” Tapi setelah pengalaman kemarin, gw jadi berpikir, “Kalo gw jadi cewek, gw juga akan nyari cowok yang punya mobil.” Hehe..
No wonder gw jomblo, soalnya gw ga punya mobil, hehe (dad's car doesn't count). Ini dilema juga. Gw ga mau beli karena “sayang duit”. For various reasons, gw memilih kos ketimbang jalan dari rumah (even if I'm driving my own car) sehingga utilisasi kendaraan yang gw beli akan rendah. Hanya dua jenis orang yang membeli barang mahal namun jarang digunakan: either he's very rich or very stupid. I'm not very rich and I don't want to be stupid.
So, no car, no woman? Sounds fair to me. Lagipula, gw ga harus beli kambing untuk makan sate kambing kan? :-)
Untuk cewek: Gw ga menyarankan kalian jadi "cewek bensin". Hanya saja, kalian harus mencari cowok dengan "standar yang lebih tinggi". Kamu ga bisa hidup hanya dengan cinta. Love is something and money is not everything, but without money, you can't buy anything and might make your love nothing.
Thursday, June 19, 2008
Firefox 3
Quoted from an article in detikcom: “Sampai sejauh ini, Mozila Firefox masih terus menguntit Internet Explorer sebagai browser paling favorit.” (translation: So far, Mozila Firefox is still catching up with Internet Explorer as the most favorite browser.)
Yeah right. IE comes preinstalled in every Windows, which is installed in more than 90% PC (I consider Mac a PC). You don't favor IE, you take it for granted.
Anyway, just downloaded and installed a copy of FF3 yesterday. It rocks! I had used the Beta version for a while yet still surprised to the cool features it has. Oh, and it's Leopard-friendly too.
Can't wait to see the 64-bit version for Mac.
Yeah right. IE comes preinstalled in every Windows, which is installed in more than 90% PC (I consider Mac a PC). You don't favor IE, you take it for granted.
Anyway, just downloaded and installed a copy of FF3 yesterday. It rocks! I had used the Beta version for a while yet still surprised to the cool features it has. Oh, and it's Leopard-friendly too.
Can't wait to see the 64-bit version for Mac.
Subscribe to:
Posts (Atom)