Thursday, December 21, 2006

Acknowledgements

Sebentar lagi tahun 2006 akan berakhir dan digantikan tahun yang baru. Orang-orang datang dan pergi, beberapa kehadirannya sangat berkesan hingga mempengaruhi pemikiran dan perkembangan diri saya. Banyak dari mereka yang jarang bertemu saya, sebagian bahkan hanya sekali dua kali. Nevertheless, kehadiran mereka sangat bermakna.

Salah satu definisi “Acknowledgement” menurut Merriam-Webster adalah “a thing done or given in recognition of something received”. Blog ini adalah ungkapan apresiasi saya kepada orang-orang yang kehadirannya memberi nilai bagi hidup saya dua-tiga tahun belakangan ini. Tanpa mereka, mungkin saya bukan saya yang sekarang menulis blog ini.

Sebagai bentuk hormat, saya akan menyebutkan nama mereka secara lengkap, setahu saya. Saya tidak akan menyebutkan jabatan karena saya menghormati mereka sebagai pribadi. Berikut ini orang-orang spesial itu:

Astri Dwi Setiarini, mantan saya. Kehadiran (dan kepergian) Astri mengubah paradigma saya mengenai commitment in relationship.

Om Ashur Wasif, Aneka Tambang. Beliau memberi napas baru bagi perusahaan Papa, which in turn, berpengaruh banyak terhadap saya.

Om Binarta Arsie, dokter keluarga saya. Bagi saya, beliau adalah dokter sebenar-benarnya. Beliau low profile, namun justru itulah yang menunjukkan integritas beliau.

David Limanus, rekan skripsi saya. Sikap konservatif dan precatious David mengimbangi sikap saya yang meledak-ledak dan penuh kejutan. Tanpa David, skripsi kami mungkin tidak akan selesai.

Om Eddy Chandra, Asuransi Wahana Tata. Beliau banyak memberikan bantuan dan dukungan bagi saya dan keluarga saya. Meskipun sibuk, beliau masih sempat mengajar di universitas. Ini sebuah panutan.

Edy Sungkono, Berca. Perjalanan seribu mil dimulai dari langkah pertama. Edy memberikan saya kesempatan untuk melakukan langkah pertama itu.

Frans Thamura, Java User Group Indonesia. Saya tidak suka mengandalkan jabatan maupun posisi, namun “jabatan” Moderator JUGI yang Frans berikan membuat saya mampu berbuat lebih banyak untuk Java yang telah membesarkan saya. Percakapan dengan Frans juga membuka cakrawala saya beyond programming.

Johan, Asuransi Central Asia. Johan mengenalkan saya pada Java User Group Indonesia dan .NET. Kedua exposure ini sangat krusial bagi karir saya. Johan juga memberikan sudut pandang realistis bisnis terhadap software development.

Laura Natalie, Indosat. Kehadiran Laura membuat saya menoleransi jerawat di wajah saya sebagai ekspresi hormon. Secara bertahap saya mulai mendefinisikan ulang pengertian relationship.

Tante Lisnawati Rijab, famili saya. Bantuan dan dukungannya begitu besar kepada saya dan keluarga saya, sampai Mama secara pribadi request agar beliau disebutkan disini.

Marcos, Asuransi Central Asia. Kebiasaan Marcos ngecengin saya terutama di awal karir saya di ACA justru melatih saya mengembangkan “lingkaran pengaruh” dan beberapa prinsip tentang integritas yang saya pelajari di The Seven Habits Of Highly Effective People. Marcos sekarang adalah teman baik saya.

Babe Onno W Purbo, tokoh IT Indonesia. “Tunjukin kalo lo sakti!” adalah kata-kata beliau yang terus terngiang di telinga saya. Dulu saya kurang respect terhadap nama besar beliau (“Just an ordinary guy with extraordinary marketing gimmick,” sinisme saya waktu itu). Tapi setelah bertemu langsung, beliau memang just an ordinary guy,with extraordinary talent :-)

Sugi, Asuransi Central Asia. Sugi mengajarkan saya bagaimana friendship yang tulus dapat terjadi di dunia kerja. Sugi juga menjadi teman bicara yang kritis dan menyenangkan.

Koko Thomas Athanasius, Elex Digital. Koko Thomas memberikan saya kesempatan yang besar untuk mengenal dunia software multimedia sekaligus mendapat benefit finansial dari situ.

Om Tossin Himawan, Astra Honda Motor. Beberapa pengalaman menarik di AHM tidak akan saya alami jika kesempatan untuk itu tidak pernah ada. Beliau membuka pintu kesitu dan membantu saya lebih dari yang saya pikirkan.

Om Wikaria Gazali, Universitas Bina Nusantara. Salah satu dosen berdedikasi terbaik yang pernah saya temui. Beliau berjasa besar bagi saya, selama kuliah sampai sekarang. Sikap low profile beliau semakin membenarkan pepatah padi, semakin berisi semakin merunduk.

Teman-teman di Java User Group Indonesia. Mereka memperluas pengetahuan saya di bidang yang saya tekuni dan cintai.

Teman-teman di Aku Ingin Bercerita. Mereka tempat terbaik untuk mencurahkan puisi-puisi melankolis saya.

Teman-teman di PMKRI. Mereka menunjukkan sisi lain keping hidup saya sebagai mahasiswa.

Orang-orang yang saya temui di IWIC. Mereka membuka dimensi baru dalam hidup saya. Beberapa orang potensial untuk saya sebut di Acknowledgements tahun depan ;-)

Anung, Andit, Arthur, Rino dan Boi atas persahabatan yang tulus.

Terima kasih untuk Mama, Papa, kedua adik-adik saya yang manis, Mami Eng dan saudara-saudara saya yang saya tidak hapal namanya, namun sangat-sangat membantu saya dan keluarga saya.

Terima kasih terbesar saya untuk.. Saya tidak mampu menyebut nama. Terima kasih untuk semua berkat yang terus mengalir, untuk pribadi-pribadi hebat yang hadir dalam hidup saya, untuk menjadikan saya instrumen bagi kebahagiaan saya dan sekitar saya.

Akhir kata, mohon maaf kalau ada yang merasa berjasa namun namanya tidak saya sebutkan. Saya dengan senang hati menerima koreksi dan masukan.

3 comments:

  1. wah..sekarang loe udah makin sukses aja, tapi tetep sama seperti Thomas yang dulu kok, yang idealis tapi selalu mencoba untuk realistis hehe...
    Good Luck for your journey

    ~davidLimanus

    ReplyDelete
  2. Elu orang yang hebat, sederhana dan membuat gua kagum. Pasti Kristen ya? (walaupun gua ngak pilih2 dalam berteman) namun ada pancaranNYA dalam tulisan elu. Entah gua salah atau benar ya. Semoga sukses selalu ada buat elu. Dan selalu berkarya bagiNYA selama masih ada kesempatan ok.

    Salam kenal.
    Jonny (jonny@ipeka.net)

    ReplyDelete
  3. amin. trims bro :-) sukses juga buat lo bro!

    ReplyDelete

Looking for my geek side?